5 cara budidaya ikan lele pemula
ikan lele juga mudah dibudidayakan di rumah.
Berikut beberapa cara budidaya lele dengan kolam terpal yang bisa diikuti oleh pemula:
1. Siapkan Media Kolam
Budidaya ikan lele kolam terpal bisa dilakukan di rumah.Berikut cara untuk menyiapkan terpal sebagai kolam ikan lele:
- Pastikan kolam terpal sudah dibersihkan
-Bentangkan terpal hingga berbentuk menyerupai kolam. Supaya bisa berdiri dengan tegak, terpal bisa disanggah dengan kayu atau bambu
- Isi terpal dengan air hingga setinggi 50-70cm
- Diamkan air slma 2 minggu jika air mengandung kaporit
- Setelah air siap, tambahkan beberapa irisan daun pepaya
2. Pilih Bibit berkualitas
Pemilihan bibit ikan lele tak boleh asal. Pilih bibit lele berkualitas yang sehat dan lebih besar. Bibit lele yang berkualitas biasanya gerakannya lebih agresif dan gesit saat diberi makan dan warna sedikit lebih terang.
3. Penebaran Bibit lele
Sebelum mulai menebar bibit lele, anda harus memilih ukuran yang sama.Hal ini dilakukan untuk menghindari ikan lele memakan sesama, karena ikan lele bersifat kanibal.
Sebaiknya gunakan ember dan masukkan sebagai ember berisi bibit lele ke dalam kolam.biarkan ikan lele keluar dan ember menuju kolam.
4. Pemeliharaan Ikan Lele
Dialam budidaya ikan lele, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Setelah ikan lele berumur kurang lebih 35hari, Anda perlu melakukan penyortiran. Pisahkan lele yang lebih besar dan kecil dalam kolam berbeda.
Kualitas air kolam yang cocok untuk lele adalah hijau.
Keadaan kolam juga perlu jadi perhatian. Tinggi kolam lele di bulan pertama adalah 70cm
Ikan lele harus diberi pakan empat kali sehari yaitu jam 9pagi, 1 siang, dan 9malam. Jenis pakannya sentrat 781-1.
5. Panen Ikan Lele
Anda bisa memanen ikan lele jika sudah berusia kurang lebih 90 hari dari masa tebar bibit.
Budidaya ikan lele sistem terpal juga bisa jadi alternatif. Sistem terpal ini merupakan kolam berbentuk kotak.
Budidaya ikan lele kolam terpal bisa dilakukan di rumah.Berikut cara untuk menyiapkan terpal sebagai kolam ikan lele:
- Pastikan kolam terpal sudah dibersihkan
-Bentangkan terpal hingga berbentuk menyerupai kolam. Supaya bisa berdiri dengan tegak, terpal bisa disanggah dengan kayu atau bambu
- Isi terpal dengan air hingga setinggi 50-70cm
- Diamkan air slma 2 minggu jika air mengandung kaporit
- Setelah air siap, tambahkan beberapa irisan daun pepaya
2. Pilih Bibit berkualitas
Pemilihan bibit ikan lele tak boleh asal. Pilih bibit lele berkualitas yang sehat dan lebih besar. Bibit lele yang berkualitas biasanya gerakannya lebih agresif dan gesit saat diberi makan dan warna sedikit lebih terang.
3. Penebaran Bibit lele
Sebelum mulai menebar bibit lele, anda harus memilih ukuran yang sama.Hal ini dilakukan untuk menghindari ikan lele memakan sesama, karena ikan lele bersifat kanibal.
Sebaiknya gunakan ember dan masukkan sebagai ember berisi bibit lele ke dalam kolam.biarkan ikan lele keluar dan ember menuju kolam.
4. Pemeliharaan Ikan Lele
Dialam budidaya ikan lele, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Setelah ikan lele berumur kurang lebih 35hari, Anda perlu melakukan penyortiran. Pisahkan lele yang lebih besar dan kecil dalam kolam berbeda.
Kualitas air kolam yang cocok untuk lele adalah hijau.
Keadaan kolam juga perlu jadi perhatian. Tinggi kolam lele di bulan pertama adalah 70cm
Ikan lele harus diberi pakan empat kali sehari yaitu jam 9pagi, 1 siang, dan 9malam. Jenis pakannya sentrat 781-1.
5. Panen Ikan Lele
Anda bisa memanen ikan lele jika sudah berusia kurang lebih 90 hari dari masa tebar bibit.
Budidaya ikan lele sistem terpal juga bisa jadi alternatif. Sistem terpal ini merupakan kolam berbentuk kotak.
Post a Comment for "5 cara budidaya ikan lele pemula"